Kamis, 13 November 2014
5 Wanita Yang Karenanya Bidadari Cemburu
Beberapa ilmu yang saya dapat dari seminar ‘Agar Bidadari Cemburu Padaku” bersama Ust.Salim A Fillah dengan materi 5 WANITA YANG KARENANYA BIDADARI CEMBURU. Akan kita bahas satu-satu, mungkin dari setiap cerita ini kita bisa mengambil pelajaran.
1. HAJAR
Seorang istri luar biasa dari seorang suami yang luar biasa yaitu Ibrahim. Tatkala Allah memerintahkan Ibrahim untuk meninggalkan Hajar dan Ismail yang masih bayi di padang pasir yang gersang, tandus, tidak ada air dan tidak ada satu pun tumbuhan yang hidup. Bayangkan betapa dilemanya Ibrahim.
Saat ibrahim meninggalkan hajar dan ismail di padang pasir di Ibrahim tidak kuat untuk berkata apa2. Dia hanya terus berjalan tanpa memperhatikan pertanyaan hajar. Hajar bertanya : “Hai Ibrahim mengapa kau tinggalkan kami disini??” pertanyaan iti di ulang hajar sebanyak tiga kali dan Ibrahim sungguh tak kuasa menjawab pertanyaan itu. Setelah tiga kali tidak mendapat jawaban dari Ibrahim, Hajar mengganti pertanyaannya “Apakah ini perintah Allah???” Dengan seketika Ibrahim membalikkan badan dan mengatakan iya. Dan apakah jawaban Hajar pada saat itu “ Sungguh jika ini perintah Allah, maka Allah tidak akan menyia-nyiakan kami” Jawaban luar biasa yang muncul dari seorang wanita luar biasa. Bayangkan jika perlakuan itu terjadi pada kita mungkin jawaban kita, Tega sekali kamu, Mana bukti cintamu, Sungguh keterlaluan kamu, dan masih banyak kata-kata lain.
Sungguh luar biasa hajar, tatkala air susunya habis dan ismail menangis tersedu-sedu karena haus, Hajar berusaha mencari air, Dia berlari dari bukit Sofa ke bukit Marwa sampai 7 kali. Lazimnya seseorang dalam mencari air mungkin hanya akan mengecek ada tidaknya air maksimal 3 kali. Akan tetapi Hajar 7 kali, hal tersebut menunjukkan ikhtiar yang luar biasa. Hingga kejadian ini diabadikan sebagai salah satu yang dilakukan ketika haji yaitu SAI.
2. ASIYAH (Istri Firaun)
Wanita luar biasa yang bersuamikan Laki-Laki Paling Biadab yaitu Firaun. Asiyah adalah sosok yang muslimah yang wajib kita tiru kesalihannya. Dia lebih memilih Allah. Hingga Allah membuatkan rumahnya di surga.
3. MARYAM
Seorang wanita yang di uji Allah mengandung tanpa suami. Padahal dai tidak pernah disentuh oleh siapapun. Kekuatannya dalam mengahadapi cobaan sungguh luar biasa. Dia menyerahkan sepenuhnya pada Allah.
4. KHADIJAH
Dia sosok wanita yang luar biasa. Dia mengimani nabi ketika semua orang ingkar, dia memberikan seluruh hartanya ketika semua orang kikir. Sosok wanita yang wajib ditiru. Sosok wanita keibuan yang penuh pengertian.
5. FATIMAH
Putri nabi yang luar biasa. Fatimah adalah putri pembesar yang hidup serba pas-pasan. Dia adalah sosok wanita yang wajib ditiru. Dia mau menikah dengan Ali yang tidak punya apa-apa. Yang ia butuhkan adalah keshalihannya.
Sebenarnya banyak ilmu yang di dapat dari seminar ini tapi saya tidak bisa menceritakan dengan baik, SEMOGA BERMANFAAT. Amin!!!
Penyakit Malas
(LAZY Disease)
Kita pasti sering mengalami yang namanya MALAS..., malas untuk melakukan apapun, mulai malas bangun tidur, malas nyuci baju, malas memasak, malas berangkat sekolah/kerja, malas mengerjakan tugas, dan masih banyak malas-malas yang lain. Penyakit malas ini bisa menjangkiti semua orang, baik anak-anak (tentunya yang udah sekolah), remaja (puncaknya), hingga orang dewasa. Dan untuk distribusi gender, penyakit ini bisa menyerang pria maupun wanita, tapi mungkin wanita jauh lebih sering terjangkiti penyakit ini.
Faktor terjadinya penyakit malas ini belum diketahui secara pasti. Belum ada penelitian yang meneliti penyebab pasti penyakit ini (hehehe..),kalau ada yang berminat silahkan diteliti. Tapi mungkin berdasarkan pengalaman dan berdasarkan teori yang sudah ada, penyakit ini disebabkan oleh banyak faktor.
a. Faktor Gender
Wanita mungkin lebih mudah terjangkiti penyakit ini. Hal ini disebabkan oleh gangguan hormon yang sering datang yang terkait dengan kejadian PRE MENSTRUAL SYNDROME aliyas PE_EM_ES, yang sering mengakibatkan gangguan mood pada wanita. Sehingga kelompok gender ini lebih berisiko.
b. Faktor Lingkungan
Lingkungan yang berkualitas akan menciptakan pribadi yang berkualitas. Lingkungan yang dimaksudkan disini adalah
- Lingkungan pergaulan : memiliki pergaulan yang bagus (memiliki teman-teman yang selalu ingin berbuat lebih, tidak ingin menjadi yang biasa-biasa) akan memotivasi kita untuk terus bergerak dan bergerak dan menjauhkan diri dari sifat malas
- Lingkungan Tempat Tinggal : Memiliki tempat tinggal yang jorok, kotor, pengap akan membuat kita bertambah malas.
c. Faktor Individu
- Memiliki sifat pesimistis,
- Tidak memiliki planing dan target-target tertentu
- Tidak ada keinginan untuk berubah
Malas ini sebenarnya sifat yang bisa dirubah asal kita punya kemauan untuk berubah. Ingat firman Allah dalam sebuah Ayat Al Quran yang intinya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum hingga ia yang merubahnya sendiri. Jadi tentunya kita harus berubah, kita harus lawan sifat MALAS ini.
Nah caranya adalah dengan TERUS BERGERAK DAN BERGERAK, apabila kamu sudah merasa malas, BERGERAKLAH, kerjakan apapapun yang kamu bisa. BERGERAK, dan BERGERAK, hingga MALAS BERHENTI dan MALAS mengikutimu.
Berikut adalah cara-cara menghindari malas
1. Membasuh muka, bahkan kalo perlu mandi, badan yang “fresh” memberikan energi positif untuk memulai aktivitas
2. Bersihkan dan buat suasana baru di lingkungan kerja
3. Buat rencana apa yang akan kamu lakukan hari ini
4. Punya target
5. Miliki Teman atau Komunitas yang selalu mendukung mu untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik
Minggu, 16 Februari 2014
Mereka juga Manusia.....
Mereka juga manusia biasa.....
Mereka juga butuh dihargai
Mereka bukan sampah yang harus dihindari
Karena mereka juga punya hati....
Mereka juga butuh dihargai
Mereka bukan sampah yang harus dihindari
Karena mereka juga punya hati....
Mereka adalah bagian dari kita
Mereka butuh toleransi dan pengertian kita
Mereka butuh dukungan dari kita
Untuk bisa menghadapi ujian dari -Nya
Mereka butuh toleransi dan pengertian kita
Mereka butuh dukungan dari kita
Untuk bisa menghadapi ujian dari -Nya
Lepra atau kusta sering menjadi momok bagi kita. Penyakit yang dahulu kala dianggap penyakit "kutukan" telah memiliki stigma negatif di masyarakat.
Sang penyadang lepra atau kusta sering dikucilkan dari masyarakat bahkan dibuang oleh keluarganya. Sungguh ironi memang. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga.
Lepra atau kusta atau yang dalam istilah kedokterannya disebut Morbus Hansen (MH) disebakan oleh Mycobacterium leprae dimana pertama kali ditemukan oleh GA Hansen pada tahun 1873. Bakteri ini menyerang saraf tepi dan kulit kecuali saraf pusat.
Cara penulatan penyakit ini adalah melalui penderita kusta yang BELUM DIOBATI melalui droplet infection atau melalui saluran nafas, dimana manifestasinya tergantung dari imunitas, misalkan dari 100 orang yang terpapar, 95 orang tidak menjadi sakit, 3 orang sembuh sendiri tanpa obat, dan 2 orang menjadi sakit. Secara teoritis penularan kusta dapat terjadi melalui kontak ERAT dan LAMA dengan penderita.
Untuk diagnosis lepra dapat ditegakkan berdasarkan tanda-tanda utama (cardinal sign) yaitu :
a. lesi (kelainan) kulit yang mati rasa (makula anastesi)
Kelainan kulit dapat berupa bercak keputih-putihan (hipopigmentasi) atau kemerah-merahan (eritematous) yang mati rasa (anestesi)
b.penebalan saraf tepi yang disertai gangguan fungsi saraf baik fungsi sensoris, motoris maupun otonom
c.hasil pemeriksaan BTA skin smear POSITIF
Kelainan kulit dapat berupa bercak keputih-putihan (hipopigmentasi) atau kemerah-merahan (eritematous) yang mati rasa (anestesi)
b.penebalan saraf tepi yang disertai gangguan fungsi saraf baik fungsi sensoris, motoris maupun otonom
c.hasil pemeriksaan BTA skin smear POSITIF
Masalah yang sering muncul dari penyakit ini adalah masalah sosial, dimana pasien yang terdiagnosis penyakit ini dikucilkan oleh masyarakat sekitar bahkan keluarganya sendiri dan yang bisa kita lakukan adalah kita harus menghargai mereka secara utuh sebagai sesama makhluk Tuhan. Kita bisa tetap berjabat tangan dengan mereka,kita bisa menggandeng mereka, tanpa harus khawatir untuk tertular. Karena untuk penuluran butuh hubungan dengan KONTAK YANG LAMA.
Jumat, 31 Januari 2014
Persiapan Koass
Bagi adik-adik atau teman-teman yang mau masuk koas, tentu ada persiapan khusus yang harus dilakukan baik itu ilmu yang dibawa ke dunia klinik dan beberapa barang yang diperlukan saat koas.
Kalo masalah ilmu, tentu semua ilmu yang sudah kita dapatkan di pre-klinik bermanfaat bagi kelangsungan hidup kita saat koas. Untuk ilmu yang tidak kita dapatkan saat koas seperti ilmu ikhlas dan sabar harus kita persiapakan. Intinya koas itu adalah penggemblengan mental, fisik dan ilmu kita.
Untuk beberapa barang yang perlu dipersiapakan
1. Stetoskop; alat ini sangat bermanfaat bagi koas di lab manapun karena penting untuk melakukan auskultasi dan alat tambahan untuk mengukur tekanan darah. jadi ini adalah barang WAJIB koas
2. Tensimeter :alat ini sangat bermanfaat bagi koas di lab manapun karena penting untuk mengukur tekanan darah yang merupakan tanda vital pasien. Untuk kemudahan penggunaan, menurut saya lebih enak yang menggunakan jarum.
3. Termometer : pakai yang digital lebih baik
4. Jam tangan : untuk menghitung RR dan nadi,
5. Meteran : penting untuk stase obgyn untuk mengukur TFU dan anak untuk antroprometri

6. Penlight : penting untuk stase IPD, anak, neuro, untuk evaluasi pupil dan refelek cahaya
7. Hammer refleks : ada 2 jenis hammer refleks yang segitiga sama yang seperti hammer pada umumnya.., ada keuntungan masing2 jenis, yang segitiga itu ujung lancip, jadi pas atau sesuai untuk pemeriksaan reflek patologi seperti babinski kalo yang seperti hammer itu bisa ujungnya tumpul tapi dalamnya bisa dibuka untuk pemeriksaan sensoris raba
8. Jas Lab dan Baju Jaga
Untuk jas lab dan baju jaga minimal punya 3, supaya ada cadangan jika sewaktu2 baju kita kotor atau terkena sesuatu saat jaga maupun stase
Kamis, 30 Januari 2014
Cerita Koass Ilmu Kesehatan Anak
Bismillahirrahmanirrahim
Setelah melewati laboratorium Ilmu Kesehatan Anak, ada beberapa hal yang bisa dibagikan terutama pengalaman dan referensi...
Untuk pengalaman tentunya ada suka dukanya....
Suka : banyak ilmu baru yang saya dapatkan di IKA terutama yang berkaitan dengan ilmu terapan dan melihat langsung kasus yang sebelumnya telah dipelajari di pre klinik, dimana saat di pre klinik mungkin kita hanya bisa membayangkan, atau bahkan kita tidak mengerti maksud dari materi di preklinik, akan tetapi saat koas kita bisa melihat langsung kasus, bahkan ikut "membantu" manajemen terapi dari pasien sehingga mungkin dengan seperti itu kita jadi paham dan mungkin akan ada retensi memori di otak kita tentang materi tersebut.
kasus yang sering di jumpai di lab IKA
1. Diare (kasus diare yang datang ke IGD biasanya sudah tahap dehidrasi ringan hingga berat bahkan syok), mungkin penyakit ini terlihat sepele, tapi justru disitulah bahayanya. Banyak orang tua yang tidak sadar bahwa anaknya telah jatuh pada kondisi dehidrasi berat, hingga datang di IGD sudah dengan kondisi syok terutama anak-anak dengan status gizi overweigh atau obese.
2. Pneumonia
3. Kejang Demam
4. Tonsilofaringitis akut (kasus poli yang paling banyak)
dan banyak lagi yang lain tapi gak sebanyak yang diatas...
Duka : sebagai koas tentu kita sering melakukan kesalahan, sesuai dengan singkatan KOASS (kumpulan orang selalu salah) apalagi di lab besar seperti IKA, tentu fisik dan mental kita diuji dan disinilah kesabaran dan keikhlasan itu diperlukan.
"Maka sesungguhnya dibalik kesulitan ada kemudahan" QS Al insyirah : (5-6)
Untuk referensi yang sering saya gunakan di Lab IKA :
1. Buku Saku Pelayanan Kesehatan Anak di RS WHO
2. MTBS ( Manajemen Terpadu Balita Sakit)
3. Panduan Kejang Demam
4. Panduan Tata Laksana Diare
Setelah melewati laboratorium Ilmu Kesehatan Anak, ada beberapa hal yang bisa dibagikan terutama pengalaman dan referensi...
Untuk pengalaman tentunya ada suka dukanya....
Suka : banyak ilmu baru yang saya dapatkan di IKA terutama yang berkaitan dengan ilmu terapan dan melihat langsung kasus yang sebelumnya telah dipelajari di pre klinik, dimana saat di pre klinik mungkin kita hanya bisa membayangkan, atau bahkan kita tidak mengerti maksud dari materi di preklinik, akan tetapi saat koas kita bisa melihat langsung kasus, bahkan ikut "membantu" manajemen terapi dari pasien sehingga mungkin dengan seperti itu kita jadi paham dan mungkin akan ada retensi memori di otak kita tentang materi tersebut.
kasus yang sering di jumpai di lab IKA
1. Diare (kasus diare yang datang ke IGD biasanya sudah tahap dehidrasi ringan hingga berat bahkan syok), mungkin penyakit ini terlihat sepele, tapi justru disitulah bahayanya. Banyak orang tua yang tidak sadar bahwa anaknya telah jatuh pada kondisi dehidrasi berat, hingga datang di IGD sudah dengan kondisi syok terutama anak-anak dengan status gizi overweigh atau obese.
2. Pneumonia
3. Kejang Demam
4. Tonsilofaringitis akut (kasus poli yang paling banyak)
dan banyak lagi yang lain tapi gak sebanyak yang diatas...
Duka : sebagai koas tentu kita sering melakukan kesalahan, sesuai dengan singkatan KOASS (kumpulan orang selalu salah) apalagi di lab besar seperti IKA, tentu fisik dan mental kita diuji dan disinilah kesabaran dan keikhlasan itu diperlukan.
"Maka sesungguhnya dibalik kesulitan ada kemudahan" QS Al insyirah : (5-6)
Untuk referensi yang sering saya gunakan di Lab IKA :
1. Buku Saku Pelayanan Kesehatan Anak di RS WHO
2. MTBS ( Manajemen Terpadu Balita Sakit)
3. Panduan Kejang Demam
4. Panduan Tata Laksana Diare
Langganan:
Postingan (Atom)


